Jurusan Teknik Fisika, Universitas Gadjah Mada saat ini memiliki 2 konsentrasi utama, yaitu Instrumentasi dan Kontrol, dan Energi Terbarukan/Alternatif. Dalam artikel ini hanya akan dibahas untuk konsentrasi penelitian yang mengarah ke Energi Terbarukan/alternatif. Energi terbarukan merupakan sumber energi yang dapat diperbaharui dalam jangka waktu yang masuk akal, artinya tidak sampai ribuan/jutaan tahun sumber energi ini dapat terbentuk kembali. Sedangkan energi alternatif belum tentu terbarukan tetapi menawarkan metode baru yang lebih baik dalam menggunakan sumber daya energi di alam, misalnya teknologi nuklir, teknologi penangkap karbon, pencairan batu bara, underground coal gasification, dll.
Alasan klasik mengapa kita harus menggunakan energi terbarukan/alternatif dalam mencukupi kebutuhan energi kita adalah energi fosil yang saat ini menjadi sumber energi primer dunia tidak akan lagi dapat bertahan lama (artinya akan habis) dan dampak buruk ke lingkungan yang makin meningkat. Dampak lingkungan nyata pada lingkungan saat ini adalah efek dari pemanasan global. Mungkin di masa depan dampak buruk ke lingkungan dari pembakaran sumber energi fosil akan lebih dahulu menyengsarakan umat manusia sebelum kita kehabisan sumber energi fosil. Alasan lain adalah energi fosil terlalu berharga apabila hanya dibakar untuk memenuhi kebutuhan energi kita. Terdapat nilai lebih lain dari energi fosil ini.
Saat ini di Jurusan Teknik Fisika banyak sekali penelitian mahasiswa yang diarahkan dosen pembimbing untuk mempersiapkan teknologi energi terbarukan/alternatif bagi Indonesia. Arahan ini tentunya memiliki alasan, antara lain: besarnya potensi energi terbarukan di Indonesia (seperti surya dan panas bumi) yang belum dimanfaatkan secara optimal, ketergantungan yang tinggi pada sumber fosil berdampak pada kesengsaraan rakyat Indonesia, dan pemenuhan kebutuhan energi nasional skala besar harus diambil dari energi nuklir (dengan alasan lingkungan dan harga keekonomian pembangkitan listrik). Kita disini tidak akan membiarkan defisit energi listrik nasional terlalu lama dan membuat solusi yang hanya semakin merusak lingkungan kita.
Komitmen Jurusan Teknik Fisika tersebut tidak sia-sia. Saat ini kerjasama yang kuat antara Jurusan Teknik Fisika dan BATAN telah melahirkan beberapa aktivitas penelitian yang mengarah pada persiapan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dan beserta semua aplikasi nuklir untuk tujuan damai dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Para mahasiswa diarahkan untuk melakukan simulasi, perancangan, pembuatan prototype, pengembangan aplikasi, analisis dampak lingkungan dari sebuah industri nuklir. Baru-baru ini beberapa dosen pembimbing melihat sebuah potensi besar aplikasi teknologi nuklir untuk memproduksi hidrogen - sebuah media yang cukup efisien untuk membawa energi secara fleksibel. Hidrogen sendiri akan digunakan dalam teknologi fuel cell untuk menghasilkan listrik, dan sistem ini sangat ramah lingkungan dan menjanjikan efisiensi 2x lipat dari mesin internal combustion saat ini.
Beberapa penelitian yang telah dan akan dilakukan oleh mahasiswa Jurusan Teknik Fisika antara lain: desain instalasi elektrolisis air suhu tinggi dengan reaktor nuklir, analisis ko-generasi pembangkit listrik berbahan bakar gas alam dengan fuel cell suhu tinggi, desain alat penyimpan hidrogen, pembuatan software simulasi produksi hidrogen, desain reaktor suhu tinggi, pendinginan hidrogen/oksigen, desain elektrolisis air suhu rendah dengan PLTA pada kondisi off-peak, pengujian material untuk electrolyzer, pembuatan prototype electrolyzer suhu rendah, dll.
Semua penelitian tersebut memang sengaja diarahkan untuk mempersiapkan teknologi nuklir dan hidrogen untuk Indonesia. Di satu sisi kita dapat membangkitkan energi listrik dalam skala besar tanpa mengemisikan CO2 dan di sisi lain kita dapat mendistribusikan energi listrik tersebut sampai ke end-user secara fleksibel dengan hidrogen. Diproyeksikan kombinasi teknologi nuklir (fisi maupun fusi) dan hidrogen akan menyelesaikan era fosil saat ini serta teknologi ini menjanjikan sebuah pemenuhan kebutuhan energi skala besar secara masuk akal. Sedangkan untuk energi terbarukan (angin, surya, panas bumi, air, dll) tetap memberikan kontribusi yang besar terhadap pemenuhan energi tetapi tidak sebagai energi primer.
Saat ini dan ke depan, dengan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki mahasiswa Jurusan Teknik Fisika maka kami bersedia melakukan penelitian, bisnis, diskusi, transfer pengetahuan dengan berbagai pihak yang cukup cerdas, intens, tertarik untuk mengambil peluang besar pada bidang energi terbarukan/alternatif. Kita di negara ini belum memberikan cukup usaha yang signifikan untuk menghantarkan kombinasi teknologi nuklir dan hidrogen ke pasar keekonomian, tetapi kita akan memulainya bersama sekarang.
Ditulis: 10 Oktober 2007 pada kategori Nuklir, Hidrogen, Umum.
Komentar: 8






Komentar
Komentar dari zee2
Waktu: 5 November 2007, 8:04 pm
good…………..
Komentar dari asep robby
Waktu: 10 Desember 2007, 10:37 pm
kamase kapan ada penerimaan anggota baru
Komentar dari boby
Waktu: 28 Desember 2007, 9:22 pm
sebenarnya yang jadi masalah adalah dampak lingkungan dari pembuatan program ini apabila terjadi kegagalan akan berakibat fata so,harus di buat secara matang dan profesional dan harus di pilih orang orang yang memang mampu karena ini menyangkut kehidupan bumi im really aggry with this program if it can make every thing allright not make trouble in future
Komentar dari ega
Waktu: 3 Januari 2008, 6:12 pm
tingkAtkan terus mutu pendiDikan di IndonEsia dg byk menEmukAn pEnEmuan2 Yg bERmuTu tinngi!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Komentar dari nani nuraeni
Waktu: 23 Mei 2008, 5:30 pm
Assalaamualaikum Wr.wb. saya mahasiswa pendidikan Fisika Universitas Pendidikan Indonesia. meskipun saya disiapkan untuk menjadi guru Fisika tapi hal ini justru malah memicu semangat saya untuk ikut serta dalam penelitian-penelitian khususnya dibidang fisika, karena saya merasa bahwa guru fisika itu justru harus lebih baik dari ilmuan fisika karena dia akan mengajarkan ilmu fisika pada calon-calon ilmuan fisika, karena itu saya sangat tertarik pada penelitian ini karena saya ingin sekali komunitas sains dinegeri ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan saya akan sangat bahagia sekali jika saya dapat ikut andil dalam penelitian yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. karena jika kita dapat bermanfaat bagi orang lain berarti kita telah melaksanakan salah satu tugas kita di dunia dan itu merupakan kontribusi besar bagi kehidupan kita yang sejati nanti,karena kita hidup adalah untuk mati, kita hidup adalh persiapan untuk bertemu dengan yang menghidupkan kita, kita hidup adalah untuk mencari keridhoaan-Nya sehingga kita akn mendapatkan kebahagiaan yang sejati dan hakiki bersama-Nya di surga kelak Amiiin. Wassalaamualaikum Wr.Wb.
Komentar dari debay
Waktu: 21 Oktober 2008, 2:40 pm
saya ingin jadi anggota kamase, saya dari jurusan Energi bagamana caranya saya bisa join????
Komentar dari arza
Waktu: 5 November 2008, 9:54 am
Alhamdulillah saya sangt senang mendengarnya, sya mashwakeperawatan unsyiah, akan tetapi saya sgt tertarik dng fisik…….. semoga apa yang mwsa UGM cita2kan dapat terwujd dlam waktu satu dekade ini karena krisis ekonomi global yang mgkn sangt meghalangi anda semua…spirit!!!!!!!! Allah akan membantu.
Komentar dari SUSI
Waktu: 6 November 2008, 11:36 am
Tulis komentar