Menu utama:


KAMASE English Version
  • Polling

    • Yakinkah Anda energi terbarukan akan berkembang pesat di Indonesia?

      Lihat Hasil

      Loading ... Loading ...
  • Online Guests

  • Most Users Ever Online Is 18 On 20th December 2007, 14:47

    Users: 1 Guest
    Users Browsing This Page: 1 (0 Members, 1 Guest and 0 Bots)

    Komentar Baru

    Search Engine Optimization

    Pesan Sponsor

  • Kategori Artikel

    Artikel Populer

    Arsip Artikel

    HYDROGEN-FC

    1. Conventional Hydrogen
    2. Maglev - Gigantic Wind Turbine
    3. My International Project
    4. My Working at PT. SIER
    5. Similarity of Hydrogen and Electric Power

    File Download

    Meta

    Memasak Menggunakan Kompor Tenaga Matahari

    Memasak dengan mengunduh energy secara cuma-cuma disaat harga bahan bakar membumbung tinggi adalah harapan sebagian besar masyarakat di dunia saat ini, dan alam menyediakan energi yang berlimpah dari sinar matahari dan dapat digunakan secara cuma-cuma dengan peralatan yang sederhana. Kompor tenaga matahari merupakan salah satu peralatan untuk mengunduh energi dari sinar matahari, dengan berbagai keunggulan diantaranya adalah bahan bakarnya tersedia secara melimpah dan free yang berarti juga menghemat biaya, dan tidak menyebabkan polusi maupun efek buruk bagi lingkungan sekitarnya.

    Dengan menggunakan kompor matahari kita bisa memasak hampir berbagai jenis bahan makanan, namun kita tidak dapat memasak sepanjang hari menggunakan kompor tenaga matahari ini namun hanya pada waktu tertentu yakni pada waktu menjelang siang hingga menjelang sore, dengan waktu intensif pada pukul 10.00 hingga pukul 2 siang. Namun ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan memasak menggunakan kompor tenaga matahari ini, yakni; waktu, cuaca, kecepatan angin (semakin cepat angin bertiup semakin lambat proses memasaknya), ketebalan panci atau alat masak yang dipakai, jumlah, jenis dan ukuran makanan, serta jumlah air yang dipakai memasak.

    11.jpg

    21.jpg

    Kompor tenaga matahari pada rancangan sebelumnya ini pada keadaan normal akan memasak pada suhu 82-135 derajat celcius, namun makanan cukup untuk dapat dimasak pada suhu 82-91 derajat celcius. Pada prinsipnya memasak dengan menggunakan kompor tenaga matahari adalah menghilangkan kuman-kuman pada makanan sehingga cukup higienis untuk dimakan, memasak makan pada semua keadaan diperkirakan cukup berada pada suhu 52 derajat celcius untuk menghilangkan kuman.

    Berikut tabel perkiraan lama memasak untuk bahan makanan seberat 2 kilogram pada keadaan cuaca cerah.

    31.jpg

    Dengan menggunakan kompor yang telah disampaikan pada artikel sebelumnya, pada setiap proses memasak selama 3-4 jam posisi kompor tidak perlu diubah, namun untuk proses memasak yang lebih lama atau untuk kuantitas bahan masakan yang banyak diperlukan reorientasi posisi kompor sesuai dengan sudut datangnya sinar mataharai setiap 2 jam sekali.

    41.jpg

    Proses memasak yang optimal akan terjadi jika posisi bayang-bayang kompor tepat berada di belakang, hal ini menandakan bahwa sudut datang matahari tepat dapat difokuskan oleh kompor ke dalam panci.

    52.jpg

    Solusi bisnis ENERGI dari KAMASE CARE

    Komentar

    Komentar dari ali
    Waktu: 5 Juli 2008, 6:28 pm

    sangat baik untuk mangatasi mahalnya BBM oke

    Komentar dari sudi
    Waktu: 12 Agustus 2008, 12:09 pm

    Mengapa Pemerintah RI atau Perusahaan terkait tidak memproduksi solar cell secara besar-besaran, sehingga masyarakat indonesia dapat menggunakan listrik murah dari sinar matahari ketimbang PLN yang selalu Padam.Apa pembuatan Solar cell terlalu sukar untuk ukuran Profesor asal Indonesia

    Tulis komentar